Virus Corona Bikin Fajar Fathur Takut Di Inggris
Pemain sayap Garuda Select, Fajar Fathur, menceritakan bagaimana dirinya bersama tim menjalani kegiatan di Inggris. Kini, pemain berdarah Papua itu pun sudah berada di Indonesia.
Dirinya mengaku takut dengan adanya virus corona, namun pemantauan yang diberikan tim medis dan fisioterapis Garuda Select kepada para pemain cukup intens, selama di Inggris.
“Saat di Inggris ada corona, pihak fisio tim memberi tahu kami cara hidup sehat untuk hidup sehari-hari, baik di dalam lapangan, maupun di luar lapangan,” beber Fajar.
“Jadi semua harus serbasehat, dari pola hidup dan konsumsi makanan. Mulai kami diharuskan harus cuci tangan, selalu mandi, intinya setiap saat harus selalu bersih,” imbuh pemain timnas Indonesia U-19 itu.
Menurutnya, momen paling menakutkan adalah ketika dirinya bersama pemain lain harus memutuskan pulang ke Tanah Air. Ia tak memungkiri, ada rasa khawatir ketika di luar, dan di perjalanan.
“Saat mengerikan di Inggris menjelang kepulangan ke Indonesia. Udara di sana cukup dingin, banyak yang bilang virus sangat membahayakan di udara dingin. Sangat mengerikan,” cerita dia.
“Ketika sampai di Indonesia, dokter suruh saya mengisolasi diri. Saya disuruh berdiam dulu selama 14 hari di rumah, menjauh dari keramaian, jaga jarak, termasuk dengan keluarga, karena bisa saja kita jadi carrier atau pembawa virus.”
“Sampai-sampai di rumah saya dikasih tempat untuk sendiri. Kegiatan saya juga banyak di dalam kamar, dan tidak terlalu banyak di luar,” pungkasnya.